RSS
Hello! Welcome to this blog. jangan lupa follow dan klik iklan. komentar anda sangat berguna bagi saya. agar saya bisa memperbaiki kesalahan yang anda komentarkan. terima kasih.
Loading...

Usia yang Tepat untuk Mulai Memakai Produk Anti-Aging


Siapa sih yang tak ingin terlihat muda saat usia sudah mencapai kepala lima? Tapi untuk mencapainya, kapan seharusnya kita mulai memakai produk antipenuaan? Haruskah kita menunggu sampai muncul keriput pertama?


Usia berapa yang paling tepat?
Jangan tunggu sampai muncul keriput. Bahkan, sebaiknya perawatan dengan produk antipenuaan dimulai sedini mungkin. Tujuannya agar kulit dirawat dalam jangka waktu lebih panjang sebelum akhirnya tanda-tanda penuaan muncul.

Bandingkan saja kulit dua orang wanita: yang satu memulai perawatan rutin sejak usia 20, yang lainnya baru memulai perawatan di usia 40. Saat kedua wanita tersebut mencapai usia 45, kulit siapa yang kira-kira terlihat lebih sehat dan lebih muda? Tentu saja yang memulai perawatan sejak dini.

Namun bukan berarti kita harus memakai krim antikerut sejak remaja. Cukup gunakan perawatan kulit standar di usia remaja (pembersih wajah, toner bila perlu, pelembap yang mengandung sunscreen, dan obat antijerawat). Menurut anjuran para ahli, di umur 20, barulah kita mulai melakukan perawatan kulit yang lebih intens dan ditujukan untuk mencegah penuaan dini.

Seperti apa bentuk perawatannya?
Tak sulit merawat kulit agar tak cepat terlihat tua. Biasakan mencuci muka di pagi hari dan sebelum tidur, dan berinvestasilah pada pelembap berkualitas tinggi. Pelembap yang baik adalah yang sesuai dengan jenis kulit masing-masing, mengandung banyak vitamin, dan mengandung sunscreen setidaknya SPF 15.

Namun, kuncinya adalah ritual. Perawatan akan jadi percuma jika dilakukan hanya sesekali. Usahakan ritual ini tak terlewat barang sehari pun.
»»  Baca Selengkapnya Disini

10 Cara Berhemat [ Tanpa Harus Pelit ]

Ada sepuluh ide untuk melakukan penghematan dengan cara sederhana, yang mudah dilakukan tanpa harus menjadi pelit.
1. Bawa air minum
Membeli air minum dalam kemasan tak hanya menambah sampah plastik tapi juga memboroskan uang. Bayangkan, jika dalam sehari Anda membeli sebotol air minum dengan harga Rp 3000, dalam sebulan Anda menghabiskan Rp 90 ribu. Sebagai gantinya, belilah botol minum sendiri — yang bisa diisi ulang.
2. Membawa daftar belanjaan
Buatlah daftar belanjaan sebelum pergi berbelanja ke toko. Pastikan daftar Anda hanya berisikan barang-barang yang memang Anda butuhkan. Hanya barang yang masuk daftar yang boleh dibeli, lainnya tidak.
3. Berjalan kaki lebih sering
Cobalah jalan kaki jika tujuan Anda cukup dekat. Kurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dan gunakan kendaraan umum. Anda juga bisa mencoba memberi tumpangan dengan teman yang searah. Informasinya bisa didapat melalui beberapa komunitas yang  berbagi kendaraan seperti www.nebeng.com.
4. Manfaatkan perpustakaan
Anda tidak perlu senantiasa membeli buku baru. Kunjungilah perpustakaan untuk mencari buku yang diperlukan.
5. Kurangi makan di luar
Usahakan memasak dan membawa bekal makan siang untuk di kantor. Memasak akan menghemat banyak biaya dibandingkan selalu makan di luar.
6.Jauhi ATM asing
Menarik uang dari bank selain bank Anda bisa menyebabkan pemotongan uang dari rekening. Jumlahnya bervariasi mulai dari Rp 3000 hingga Rp 20 ribu. Nilai ini nampaknya kecil, tapi bayangkan jumlah totalnya jika sering dilakukan.

7. Membuat kopi sendiri
Daripada membeli kopi mahal di kafe, lebih baik minum kopi buatan sendiri. Sedikit-sedikit mengirit lama-lama jadi bukit.
8. Kurangi ke mal
Jalan-jalan ke mal bisa mendatangkan banyak godaan untuk membeli barang secara impulsif. Maka itu, lebih baik habiskan waktu libur dengan piknik ke taman atau museum.
9. Manfaatkan kartu diskon
Beberapa toko menawarkan diskon bagi pelanggan yang punya kartu anggota. Manfaatkan hal ini dengan bijak. Awas, ini berbeda dengan membeli barang diskon yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
10. Daur ulang
Kreatiflah: ada banyak ide yang bisa dilakukan untuk mendaur ulang barang yang tak digunakan lagi. Misalnya, memadukan pakaian lama dengan baju lain sehingga menjadi lebih menarik.
Anda punya ide lain?
»»  Baca Selengkapnya Disini

Enam Kota Besar Indonesia Mengalami Kemacetan Parah


Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Perekonomian mengidentifikasi lalu lintas di enam kota metropolitan di Indonesia mengalami kemacetan yang sudah cukup parah.



"Enam kota metropolitan tersebut memang mengalami kemacetan luar biasa," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai rapat koordinasi membahas masalah kemacetan lalu lintas di Jakarta, Kamis.



Hatta menyebutkan, enam kota itu adalah DKI Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan dan Denpasar.



"Tadi para gubernur atau yang mewakili memaparkan strategi pembangunan mengatasi masalah itu," katanya.



Rapat koordinasi, kata Hatta, juga membahas perkembangan jalan dan sarana lain yang dibangun oleh pusat seperti oleh Kementerian PU dan Kemenhub yaitu bandara, jaringan kereta api, pelabuhan dan lainnya.



"Semua harus terintegrasi dalam metropolitan priority area (MPA) yang mengintegrasikan seluruh infrastruktur. Jadi tidak hanya masalah angkutan penumpang tapi juga logistik, power plan, gas untuk industri, penentuan kawasan industri dan lainnya," katanya.



Mengenai pembatasan jumlah kendaraan, Hatta mengatakan, ke depan yang akan lebih dikembangkan adalah dengan "electronic road pricing" (ERP).



"Ke depan ini istilah pembatasan itu 3 in 1 diubah menjadi ERP," katanya.



Sementara mengenai upaya mengatasi kemacetan di Bandung, Hatta mengatakan, di Bandung sudah ada busway dan akan terus dikembangkan.



"Di samping ada jalur kereta bagian selatan akan dihidupkan kembali, kereta-kereta api yang selama ini memang sudah ada relnya yang mati akan dihidupkan kembali," katanya.



Mengenai anggaran untuk mengatasi kemacetan di enam kota itu, Hatta mengatakan, banyak sekali langkah yang dilakukan sehingga harus dijelaskan secara detil.



"Saya tak bisa jelaskan detil karena banyak sekali langkahnya seperti membangun jalan tol, menghidupkan jalur kereta api dan lainnya," kata Hatta.
»»  Baca Selengkapnya Disini

Surga Hanyalah Dongeng



London - Ilmuwan nyentrik Stephen Hawking yang terkenal karena pernyataan pro dan kontranya mengklaim surga hanyalah dongeng dan tak pernah ada. Seperti apa?

Hawking menyebutkan, pada dasarnya surga dan kehidupan setelah kematian merupakan karangan bohong dari orang-orang yang sebenarnya takut mati. Merujuk ilmu pasti yang dimilikinya, Hawking menyatakan, otak berhenti bekerja ketika mati.

“Otak seperti komputer, komputer berhenti jika komponennya rusak,” ujarnya.

"Tak ada surga atau kehidupan setelah kematian bagi komputer-komputer rusak itu, lanjutnya. Surga hanyalah cerita bohong orang yang takut kegelapan," lanjutnya lagi.

Hawking menyakan, hal ini makin memperkuat teorinya mengenai semesta dibuat tanpa campur tangan Tuhan. Menurutnya seperti dikutip Guardian, alam semesta sudah ada sejak dulu dan berjalan dengan sendirinya.

Sebelumnya, Hawking sangat yakin, di masa depan, manusia bisa dengan mudah pergi dari masa lalu ke masa depan atau sebaliknya menggunakan mesin waktu yang akan segera tercipta. [mor]
»»  Baca Selengkapnya Disini

Ilmuan Temukan 10 Planet Baru [ ada sepuluh planet baru ]




Wellington: Sepuluh planet baru "mengambang" melalui galaksi ditemukan tim astronom internasional yang dipimpin ilmuwan Selandia Baru. Kesepuluh planet berukuran Jupiter itu merupakan penemuan baru dalam sejarah Galaksi Bima Sakti. Penemuan menggunakan perangkat lunak yang dikembangkan ilmuwan komputer Universitas Massey, Wellington, Australia.



"Mereka planet raksasa di galaksi kita, sekitar ukuran Jupiter. Ternyata selam ini kesepuluh planet tersebut berada di suatu tempat di antara kita dan bintang-bintang," kata Ian Bond, seorang Astro Fisika, belum lama ini. Planet-planet itu diyakini berjarak sekitar dua-pertiga dari pusat galaksi, berjarak sekitar 25.000 tahun cahaya.



Jika mereka terlihat dengan mata telanjang, planet-planet itu akan menjadi gelap gulita, karena mereka tidak memancarkan cahaya. Planet baru ini bisa saja dikeluarkan dari sistem surya karena pertemuan gravitasi dekat dengan planet lain atau bintang. Kemungkinan besar planet baru tumbuh dari keruntuhan bola gas dan debu, tapi tak memiliki massa untuk menyalakan bahan bakar dan menghasilkan cahaya bintang sendiri.



Temuan itu menyebabkan para peneliti beraharap planet mengambang bebas seukuran Bumi yang dapat mendukung kehidupan. Meskipun hingga saat ini kemungkinan itu kecil, planet semacam itu belum terdeteksi.(Xinhua/AIS)
»»  Baca Selengkapnya Disini
Jangan lupa klik 1 iklan di bawah ini
 
Copyright 2009 bar-bel. All rights reserved.
Free WordPress Themes Presented by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy